Natural Water System Lele, Sukses Meski Hanya Bisnis Sampingan

Natural Water System Lele

Natural Water System Lele merupakan sebuah system budidaya ikan lele yang diciptakan dari pengalamam pelakunya dalam waktu yang sangat lama. Salah satu keunggulan dalam system ini dikatakan bahwa peternak bisa menjadikan budidaya lele natural water system (NWS) ini menjadi bisnis sampingan.

Namun meski bisa di jadikan sebagai bisnis sampingan,ada baiknya Anda tetap menseriusinya. Sebab, bisnis yang dikerjakan secara hasilnya tentu akan berbeda dengan yang hanya dijadikan sampingan.

Baiklah, tanpa berpanjang lebar, setelah ini akan saya jabarkan soal bagaimana cara budidaya lele natural water system (NWS).

Natural Water System Lele Sehat Panen Cepat

Slogan yang unik bukan? hehe..

Secara singkat, konsep dari budidaya ikan lele dengan natural water system (NWS) ini adalah menyeimbangkan ekosistem air agar ikan dapat hidup dengan baik. Dan tentunya diharapkan hasil panen dari budidaya ikan lele menggunakan metode natural water system lele (NWS) ini bisa melimpah sehingga peternah mendapatkan untung.

Baca juga : 4 Metode Budidaya Ikan Lele Yang Populer Di Indonesia

Media Budidaya Ikan

Dalam hal ini kami membaginya menjadi 2 kategori yaitu budidaya lele dengan media kolam tanah dan budidaya lele dengan media kolam terpal atau kolam beton.

Untuk prakteknya silakan Anda sesuai dengan media yang akan Anda gunakan.

Persiapan Budidaya Ikan Lele Dengan Media Kolam Tanah

  1. Bersihkan yang ada di dasar kolam jika masih ada
  2. Keringkan terlebih dahulu paling tidak selama 3 hari
  3. Taburi dengan kaptan / dolomit / kapur dengan dosis 200-500 per meter persegi
  4. Isi air dengan ketinggian 100 cm
  5. Tambahkan lagi dolomit sebanyak 100gr per meter persegi
  6. Tambahkan probiotik dengan dosis 5ml per meter kubik ditambah ragi tape 1 biji/m3
  7. Biarkan 5 – 7 hari

Persiapan Budidaya Ikan Lele Dengan Media Kolam Terpal / Kolam Beton

  1. Isi air setinggi 70cm
  2. Taburi kaptan / dolomit / kapur dengan dosis 100 – 150 gram/m3
  3. Tambahkan probiotik dengan dosis 5ml per meter kubik
  4. Tambahkan ragi tape 1 biji/m3 serta 30gr/m3 dedak
  5. Tambahkan lagi air yan sudah jadi setinggi 30cm
  6. Tunggu 5 – 7 hari sebelum tebar bibit

Tata Cara Budidaya Ikan Lele Dengan Metode Watural Water System (NWS)

Pada dasarnya tata caranya atau standart operational procedure yang diterapkan sama saja. Yaitu tebar bibit, perawatan, jika sudah ada yang besar maka harus di sortir setelah itu panen.

Tebar Bibit Ikan Lele

Untuk perhitungan padat tebar di sesuaikan dengan media yang Anda gunakan. Untuk cara menghitungnya bisa menggunakan skala meter2 atau meter3. Dalam contoh kali ini menggunakan media kolam terpal dengan diameter 3 dan tinggi 1,2 meter. Jadi jumlah bibit ikan lele yang saya tebar sebanyak 3000 ekor.

Jika Anda menggunakan media lain dengan ukuran yang berbeda pula, Anda bisa menghitung kapasitas ikan lele dalam kolam pada artikel yang berjudul Cara Menghitung Kapasitas Ikan Lele Dalam Kolam

PENTING!!

Sebelum Anda menebar bibit, pastikan terlebih dahuulu bahwa bibit yang Anda tebar dalam kondisi sehat. Dan ciri – ciri bibit ikan yang sehat ada sebagai berikut :

  1. Badan proporsional, tidak terlalu kurus
  2. Warna ikan tidak pucat
  3. Sungut ikan tidak berwarna putih
  4. Gerakan ikan terlihat lincah dan tidak berhenti di satu tempat

Perawatan Air Kolam

  • Setiap seminggu sekali kurangi air setinggi 30cm dan isi lagi sampai kembali ke 100cm
  • Tambahkan ragi tape 1 butir/m3, kapur / dolomit 50gr/m3 dan probiotik 165ml/m3
  • Puasakan ikan selama 1 hari (24 jam)
  • Jika ikan masih menggantung di atas atau nggandul dan ikan terlihat tidak nyaman setelah beberapa saat, maka kuras kembali setinggi 20 – 30cm kemudian isi kembali dengan air baru.
  • Selalu kontrol dalam pemberian pakan ikan lele

Managemen Pakan Natural Water System (NWS)

Pemeberian pakan dilakukan setelah bibit dalam keadaan normal setelah ditebar. Untuk dosis pemberian pakan 1,5% – 5% dengan konsep sebagai berikut :

  • Ikan berumur 3 – 15 hari setelah masa tebar 5% sehari 4x
  • Ikan berumur 16 – 25 hari setelah masa tebar 4% sehari 3x
  • Ikan berumur 26 – 35 hari setelah masa tebar 3% sehari 3x
  • Ikan berumur 36 – 45 hari setelah masa tebar 3% sehari 2x
  • Ikan berumur 46 – 60 hari setelah masa tebar 2,5% sehari 2x
  • Ikan berumur 60 – panen setelah masa tebar 1,5% sehari 2x

Perlu di ingat bahwa pakan harus di bibis terlebih dahulu, setelah itu baru ditebar ke kolam secara merata. Patokan dosis pakan yang di berikan 80% dari jatah kenyang ikan.

Sampai disini jika sesuai perkiraan dan tidak ada kendala seperti ikan terserang penyakit atau cuaca, maka pada umur 75 Anda sudah bisa panen ikan lele secara keseluruhan.

Kelebihan Natural Water System Lele Di Banding Yang System Yang Lain

  • Peternak hanya membutuhkan sedikit waktu untuk mengelola ikan dan air kolam
  • Tenaga yang di butuhkan untuk mengelola kolam dan ikan juga tidak banyak
  • Kualitas ait pada kolam lebih terkontrol secara alami
  • Biaya lebih murah Karena menggunakan bahan – bahan yang mudah di dapatkan
  • Penyakit akan terkendali secara alami. Dan biasanya dapat di selesaikan tanpa menggunakan obat- obat kimia
  • Pakan lebih irit

Demikian tata cara bagaimana cara budidaya ikan lele dengan menerapkan metode Natural Water System (NWS) yang bisa saya jabarkan. Apabila di kemudian hari ada perubahkan terkait prosedur pengelolaannya maka akan kami update disini.

Dan tentunya jika Anda menemukan beberapa hal yang berbeda sesuai dengan pengalaman Anda, kami tetap berlapang dada menerima masukan dari Anda demi kemajuan kita bersama. Semoga sukses.


Anda Butuh Kolam Terpal Dengan Kualitas OK Harga Damai? Order di Prassterpal.com sekarang juga. Informasi harga kolam terpal silakan klik tautan pada foto dibawah ini :

daftar harga kolam terpal prassterpal

Temukan juga kami di :

bukalapak kolam terpal siap pakai tokopedia jual kolam terpal siap pakai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *